Pengertian Jamak Takhir
Pengertian Jamak Takhir = Menggabungkan 2 shalat fardhu di waktu shalat yang akhir* ⏰
Simpelnya : Shalatnya diundur ke waktu shalat berikutnya.
📌 PENJELASAN LENGKAP
1. Arti Kata
1. Jamak = Mengumpulkan/menggabungkan
2. Takhir = Mengakhirkan/mengundur
Jadi : Mengundur shalat yang waktunya lebih awal ke waktu shalat yang lebih akhir.
2. Contoh Jamak Takhir
Shalat yang Digabung Dikerjakan Kapan? Contoh Kasus di Pesawat
**Dzuhur + Ashar** Di waktu Ashar Penerbangan jam 13.00 - 17.00. Dzuhur jam 12.00, Ashar jam 15.30. Berarti shalat Dzuhur 4 rakaat + Ashar 4 rakaat dikerjain pas masuk waktu Ashar, jam 15.30 di pesawat.
**Maghrib + Isya** Di waktu Isya Penerbangan jam 18.00 - 22.00. Maghrib jam 18.15, Isya jam 19.30. Berarti shalat Maghrib 3 rakaat + Isya 4 rakaat dikerjain pas Isya jam 19.30.
Urutan WAJIB : Yang waktunya lebih awal dulu. Jadi Dzuhur dulu baru Ashar. Maghrib dulu baru Isya. Nggak boleh kebalik.
3. Syarat Boleh Jamak Takhir
1. *Musafir/Safar* ≥ 90km dari rumah. Naik pesawat pasti masuk.
2. *Ada Udzur* → Takut nggak bisa shalat tepat waktu karena di pesawat, macet, dll.
3. *Niat* → Niat jamak takhir di dalam hati pas takbir shalat pertama.
4. *Dilakukan Berurutan* → Nggak boleh diselingi shalat sunnah/duniawi. Selesai Dzuhur, langsung iqamah Ashar.
Kesimpulan :
Jamak Takhir itu solusi paling nyaman buat di pesawat
Karena kamu bisa nunggu tenang dulu di udara, baru shalat 2x sekaligus pas waktunya Ashar/Isya. Nggak buru-buru.
