Sejarah Dome of Rock
Latar Belakang
Dome of the Rock adalah sebuah bangunan ikonik yang terletak di kompleks Masjidil Aqsa, Yerusalem, Palestina. Dibangun pada abad ke-7 M oleh Khalifah Umayyah, Abd al-Malik bin Marwan, sebagai simbol kejayaan Islam dan untuk menandai tempat suci Nabi Muhammad melakukan Isra' dan Mi'raj.
Sejarah Pembangunan
- Tahun 685 M : Khalifah Abd al-Malik bin Marwan memerintahkan pembangunan Dome of the Rock
- Tahun 691 M : Pembangunan Dome of the Rock selesai
- Arsitektur yang unik, dengan kubah emas yang berkilau, didesain oleh arsitek Bizantium dan Islam
- Menggunakan bahan-bahan terbaik, termasuk emas, perak, dan batu marmer
- Proses pembangunan memakan waktu sekitar 7 tahun, dari tahun 685 M hingga 692 M
Makna dan Signifikansi
- Simbol kejayaan Islam dan kekuatan spiritual
- Tempat suci ketiga dalam Islam, setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- Di dalamnya terdapat Batu Fondasi, tempat Nabi Muhammad melakukan Isra' dan Mi'raj
- Arsitektur yang unik, dengan kubah emas yang berkilau, membuatnya menjadi salah satu contoh arsitektur Islam paling terkenal di dunia
- Dome of the Rock juga memiliki makna penting bagi umat Yahudi, karena terletak di atas bukit Moriah, tempat Temple Pertama dan Kedua berdiri sebelumnya
Restorasi dan Pemeliharaan
- Telah mengalami beberapa kali restorasi dan pemeliharaan, termasuk pada abad ke-20
- Saat ini, Dome of the Rock menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Yerusalem
- Pemeliharaan Dome of the Rock dilakukan oleh Departemen Wakaf Islam Yerusalem, yang bertanggung jawab atas kompleks Masjidil Aqsa
Fakta Menarik
- Dome of the Rock memiliki tinggi sekitar 35 meter dan diameter sekitar 20 meter
- Kubah emas Dome of the Rock dilapis dengan 80 kg emas
- Dome of the Rock memiliki 8 sisi, yang melambangkan 8 arah mata angin
- Dome of the Rock telah menjadi simbol kota Yerusalem dan Palestina
